Our Story

 

Dear All….

Hidup dengan kanker seringkali membuat sebagian dari kita terjebak dengan rasa putus asa. Air mata bahagia sepertinya sangat sulit mengalir di pipi. Mulai dari vonis, pilihan pengobatan yang sangat beragam, risiko dari pengobatan yang kita tempuh, kesulitan keuangan, kehilangan orang-orang tercinta dan….dan….berjuta cerita memekikkan telinga setiap saat.

Halaman ini sengaja dibuat untuk tempat kita berbagi cerita, khususnya “Pengalaman Hidup Dengan Kanker”. Saya tidak membatasi apakah anda Penyintas Kanker, Keluarganya, Teman atauTetangga sekalipun.

Saya meyakini, cerita yang mengalir dari banyak sumber akan menambah pengetahuan kita baik dalam memilih pengobatan ( medis konvensional atau alternatif ), menjalani pengobatan dan atau memutuskan menghentikan pengobatan.

Harapan dan keyakinan yang tinggi bahwa cerita teman-teman akan sangat bermanfaat. Terima kasih.

Mohon dengan hormat, untuk yang berniat jualan dan promosi, saya menyediakan ruang untuk iklan dengan hitungan tersendiri. Karenanya saya tegaskan bahwa halaman ini tidak digunakan untuk kepentingan tersebut.

30 responses

9 06 2010
ocekojiro

Sebuah kehormatan besar karena akulah yg pertama mengisi halaman ini dengan cerita usangku yg selalu aku ulang ulang terus hingga mimpi mimpi kami para penderita LEUKEMIA terwujud.
Pernah dengar obat yang namanya GLIVEC / GLEEVEC ?
Itu adalah obat utama buat penderita CML atau LGK, tentunya sudah banyak orang tahu, namun tahukah berapa harga sebutir obat itu ?
Ya… 220 000 Rupiah untuk setiap butirnya ! Padahal seorang penderita CML membutuhkan paling sedikit 4 butir Glivec / hydrea setiap hari. Harga tersebut diatas adalah harga normal jika obat tsb teredia dipasaran, namun belakangan ini, khusus untuk obat obatan penderita leukemia seperti menghilang ditelan bumi, seperti HYDREA, MYLERAN, MERCAPTO PURINETOL dan lain lain. Dan seandainya ada pun harganya sudah tidak seperti dulu lagi. INI NYATA… !

Sebenarnya, melonjaknya harga hydrea dan menghilangnya obat2an utk leukemia adalah warisan dari mentri kes sebelumnya, entah ada hubungannya atau tidak itu bermula dari wafatnya suami dari ibu menkes terdahulu yaitu Bpk Supari karena LEUKEMIA pada ahir maret 2009.
Kontan… Bulan April obat2 leukemia tidak ada yg bisa masuk ke Indonesia dan puncaknya bulan Agustus dan September sudah tidak ada stok SAMA SEKALI di negeri ini, kalaupun ada harganya sangat luar biasa.

Mudah2an… ini cuma salah persepsi dari saya sendiri yg (hatinya) masih penuh dengan syak wasangka dan kemarahan.
Mudah2an… Saya tidak mati karena tak bisa mendapatkan obat, karena dari pengamatan sy terhadap beberapa sahabat yg wafat karena tidak meminum obat, dibutuhkan waktu satu sampai dua bulan untuk tubuh benar menyerah.
Diawali dg membengkaknya hati dan limpa penderita yg ditandai dengan membesarnya perut penderita seperti orang hamil, kemudian merosotnya trombosit dan HB dg drastis serta pendarahan sendi, gusi dan pada usus.
Belum lagi penumpukan leukosit pada kelenjar getah bening di leher dan ketiak hingga membengkak. Masih banyak lagi termasuk nyeri pada persendian dan tulang seperti patah, belum lagi sakit kepala seperti hendak pecah karena penumpukan leukosit di rongga kepala dan lain lain.
Rasanya seperti apa ?
Entahlah… ( Hanya mereka yg telah wafat yg bisa menjawabnya )
Tapi rasa rasanya tidak persis seperti yg sy bayangkan… Buktinya mereka (yg telah wafat) tidak ada yg cerita tuh…

Wassalam
Ocekojiro

9 06 2010
Triwijaya

Kebohongan macam apa ketika dokter pertama kali mengatakan bahwa hasil PA-operasiku ternyata tidak ganas. Selang sepuluh hari, aku datang lagi karena rasa yang sangat tidak nyaman di leher. Telapak tanganku menguning dan lemas yang luar biasa. Periksa lagi, yang kulakukan adalah tes darah lengkap dan whole body scan. Ternyata GANAS. Aku desak dokterku yang sudah profesor itu. Apa jawabnya. “Obat ablasinya belum datang!”.
Aku terjemahkan sendiri inti perkataannya bahwa MENTANG-MENTANG OBATNYA NGGAK ADA BERARTI GANAS ATAW TIDAK NGGAK PENGARUH?
Dulu aku ragu ketika mau operasi. Dan keraguanku terjawab sudah sekarang ini. Yang bodoh saya ? Air mata dan kemarahan rasanya tidak mungkin terbayar dengan berapapun gantinya. Inilah kenyataan. Aku sangat bodoh dan dibodohi. Maafkan menjadikan blog ini tempat kemarahanku. Terima kasih. Semoga banyak yang membaca tulisan ini sehingga tidak bodoh seperti aku.

10 06 2010
Sahabat Yogya

@ Kang Oce & Mas Tri….
…..Be Brave & Smart ! Semakin pintar, semakin kritis dan berani memperjuangkan hak-hak kita. Ayok kita terus belajar………dan belajar dan terus belajar membekali diri untuk lebih berani. Termasuk berani menerima kenyataan bahwa penyintas kanker seperti kita masih dilihat miring alias digampangin. Tidak masalah. Yang penting kita tidak putus asa dan selalu menyertakan Tuhan dalam melangkah. Semoga ke depan semakin baik. Jangan berhenti berbagi….

13 06 2010
FA

Mba Ani…saya membaca semangat di blog mba. Tidak semua orang bisa seperti mba. Seperti halnya saya. Saya tidak berani ke medis, tapi ke alternatif pun saya kecewa. Saya malu mengatakan ini, tapi saya ingin tahu bagaimana mba ynag telah menempuh medis memandang pengobatan alternatif yang ternyata juga mahal. Terima ksih.

16 06 2010
sitinuryani

Suatu ketika ada kapal tenggelam akibat diterjang badai. Tak ada penumpangnya yang tersisa. Kecuali, satu orang yang berhasil mendapatkan pelampung. Namun nasib baik belum seutuhnya berpihak pada pria itu. Dia terdampar di sebuah pulau kecil tak berpenghuni. Sendiri. Tanpa bekal makanan.

Orang itu berdoa kepada Tuhan minta diselamatkan. Usai berdoa, ia pandangi penjuru cakrawala. Berharap ada kapal datang. Tapi, tak ada tanda-tanda ada kapal yang diharapkan tiba. Ia berdoa lagi lebih khusyuk. Kemudian, menatap jauh ke laut lepas. Tidak ada kapal datang. Sekali lagi pria itu berdoa, tapi tak ada juga kapal yang diharapkan. Ya, pulau tempatnya terdampar terlalu terpencil. Hampir tidak ada kapal lewat di dekatnya.Akhirnya pria itu tidak berdoa lagi. Ia telah lelah berharap. Lalu ia menghangatkan badan. Dikumpulkannya pelepah nyiur untuk membuat perapian.
Setelah tubuhnya terasa nyaman, pria itu membuat rumah-rumahan sekedar tempat melepas lelah. Disusunnya semua nyiur dengan cermat agar bangunan itu kokoh dan dapat bertahan lama. Keesokan harinya, pria malang ini mencari makanan. Dicarinya buah-buahan untuk pengganjal perutnya yang lapar.

Semua pelosok dijelajahi hingga kemudian ia kembalike gubuknya. Namun ia terkejut. Semuanya telah hangus terbakar, rata dengan tanah. Hampit tak bersisa. Gubuk itu terbakar karena pria itu lupa memadamkan perapian. Asap membumbung tinggi ke angkasa. Hilanglah semua kerja keras semalaman.

Pria itu berteriak marah, “Tuhan, mengapa Kau lakukan ini padaku. Mengapa? Mengapa……?” teriaknya melengking menyesali nasib.Tiba-tiba terdengar suara peluit. Tuiiit….tuiiiit…. ternyata itu suara sebuah kapal yang sedang mendekat. Kapal itu merapat ke pantai. Beberapa orang turun menghampiri pria yang sedang menangisi gubuknya itu.

Tentu saja pria itu terkejut. “Bagaimana kalian bisa tahu kalau kau disini?” tanyanya penuh keheranan.

“Kami melihat simbol asapmu!” jawab salah seorang awak kapal.

Itulah kita. Kita adalah orang yang manja dan pemarah saat ditimpa musibah. Bahkan selalu menilai bahwa nestapa yang kita terima adalah penderitaan yang begitu berat dan tak pernah dirasakan oleh siapapun. Itulah sebabnya kenapa kita begitu mudah mengeluh, marah, bahkan mengumpat.

Aku pun demikian waktu pertama kali dokter dengan santainya berkata…oo mba ternyata payudaranya ada carsinomanya (ca)…diangkat aza yah byk koq orang yg diangkat tp ngk apa2…..sementara aku sedang terbengong2 kala itu…dengan segudang pertanyaan dan mesti gimana neh aku….secara satu bulan lage aku mo nikah…wah bisa berantakan neh…..dunia kebalik neh pikirku….untungnya aku punya seorang ibu yg sangat sabar dan berjiwa mulia….semoga beliau dilapangkan kuburnya dan di terima amalnya….
beliaulah yang memberiku semangat, perhatian dan kekuatan serta cinta yg tidak pernah luntur tuk aku anak gadisnya hingga akhir hayatnya. Beliau mendampingiku berabot kemanapun dari pulau jawa, sumatera, kalimantan hingga akhirnya ke mekah.
Sehingga ketika beliau tiada aku seperti kehilangan arah dan semangat tuk menempuh hidup ini walau sekarang ada suami tp beda yg kurasa…..

Temanku tentu sikap itu tidak tepat. Seharusnya musibah tidak boleh membuat kita kehilangan hati kita. Kita harus ikhlas dan sabar…iya khan memang gampang seh ngucapinnya tp susah di kerjainnya tp harus di coba dan di coba terus…..Tuhan selalu ada di hati kita walau dalam keadan yang paling berat sekalipun. Sebab Tuhan itu tidak tidur. Ia tahu betul kegelisahan dan jeritan hati kita. Dia Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Dan kasih-Nya selalu datang kepada kita. Pada saat dan cara yang tidak disangka-sangka. Hanya saja kita terlalu kerdil untuk memahaminya.

mbake kepanjangan yah….jadi ngelantur neh dah dulu akh maturnuwun yah kepareng mba….

17 06 2010
Sahabat Yogya

@FA
Nanti saya tuliskan khusus sudut pandang saya tentang pilihan alternatif untuk urusan kanker ya…..sabar…sabar….

@Mbakyu Kekem
Senengnya….baca your story wakakakak, kayaknya dulu langit runtuh ya! Ternyata ada keindahan ya….tinggal bagaimana kita pandai mengambil hikmah. Salah satu hikmah, kita dipertemukan oleh ca……….ha ha ha. Dan yang gemblung itulah yang bertahan ha ha ha ngaku hayoook!

30 06 2010
Riana

Hallo Mba Ani…
Mau tanya, mengapa dokter selalu memberikan diagnosa yang berbeda-beda. Kasus saya dengan benjolan di payudara semua hasil periksa tidak ada yang sama. Kecuali mamografi dan biopsi memang belum saya lakukan. Karena saya tahu risiko dari mamografi dan biopsi sampai saat ini menjadi perdebatan.
Mba yang berpengalaman mendampingi kasih saya penjelasan dan resep bertahan hidup hingga saat ini. Terima kasih

30 06 2010
Riana

Maaf ada yang kelupaan. Banyak penderita kanker yang menjalar kemana-mana, misalnya dari payudara ke rahim dan sebagagainya. Bagaimana pendapat mba?

1 07 2010
Sahabat Yogya

@Hiii Riana
Dokternya bilang apa? He he he…biasa kan dokter A beda dengan B,C,D he he he dokter kan juga manusia, punya sudut pandang dan pola pikir serta latar belakang dan orientasi yang tidak sama antara yang satu dengan yang lainnya. Pandai-pandai dirimu saja say…dan jangan ragu untuk mencari info tentang apa yang kamu rasakan sebanyak-banyaknya dari internet, buku, majalah, dsb.
Dalam hal memilih dokter, saya ingatkan dari sekarang bahwa penanganan kanker itu panjang dan lama (boleh dibilang seumur hidup). Belum tentu teman kita cocok dengan dokter A yang kita gak cocok atau sebaliknya. Jalinlah hubungan baik dengan mereka, dan jadilah pasien yang mandiri alias nggak cengeng dan cemen hik becanda….

Tentang resep bertahan hidup…terima dan syukuri saja apa yang ada. Dalam kamus hidup saya, pasrah bukan berarti menyerah.

Tentang metastase…nggak ada yang menjamin bahwa sebuah terapi berarti menyelesaikan urusan kita denhgan kanker. BE BRAVE & SMART

11 07 2010
Susan

Mba Ani, salam kenal…blognya apik, ceritanya enak dibaca, tidak terlalu menyeramkan.
Saya ingin bertanya, dari beberapa cerita teman-teman yang bergabung di CISC Jakartya sepertinya semua pengobatan kanker arahnya ke medis. Keluarga saya ada yang pernah kena kanker payudara, pada saat yang barengan dengan saudara saya itu, ada juga teman yang kena kanker payudara. Nah, pada saat itu keluarga saya percaya sekali dengan medis, namun akhirnya lewat juga, sementara teman saya yang tidak ke medis malah sampai sekarang masih bertahan, bahkan sudah lebih dari 3 tahun. Memang sih dia diet makanan ketat. Semoga komentar saya ini ada manfaatnya utk sekedar informasi. Terima kasih

14 07 2010
Sahabat Yogya

Dear Susan, pilihan pengobatan adalah hak seorang pasien, termasuk pasien kanker. CISC Jakarta sebagian besar acaranya memang di support oleh rumah sakit dan dokter. Dengan segala kekurangan dan kelebihannya, CISC tidak merujuk satu dokter dan atau rumah sakit, karena kami tahu hubungan tersebut bersifat sangan individual. Kami di CISC berusaha sebisa mungkin memberikan edukasi, wacana dan membuka mata para pasien kanker khususnya bagaimana menjalin hubungan baik antara dokter-pasien dengan tetap meluruskan koridor-koridor yang terlewati oleh unsur industri semata, karena kami sadar betul hidup dengan kanker dan segala konsekwensinya membutuhkan dukungan banyak pihak.

Mengenai gagal ke dokter dsb…saya tegaskan bahwa tanggungjawab kesehatan seseorang ada pada diri orang tersebut sepenuhnya. Tapi harus diketahui bahwa catatan kesalahan penanganan medis sangat mungkin terjadi, dan kelemahan kita sebagai pasien, kita terikat dengan sebuah persetujuan tindakan medis yang secara tidak sadar telah kita tandatangani dan tidak kita ketahui (tidak kita tanyakan) konsekwensinya. Yang ke dukun banyak juga yang mati, demikian sebaliknya. Sebagai pasien dan juga keluarganya, BE BRAVE…please, jangan iya iya iya saja

14 07 2010
ocekojiro

Jadi kesimpulannya apa mbak…
Ke dokter = Mati
Ke dukun = Mati
BE BRAVE = ??? Kayaknya mati juga deh, soalnya setiap yang bernyawa pasti MATI he he … ( Kumat)

15 07 2010
Sahabat Yogya

Hua ha ha ha….berani hidup ya harus berani mati ha ha ha ha…..gitu maksude hua ha ha kumat deh. Soale, takut mati ya mati juga kan? hikikik

9 10 2010
deddy

hai tante Anii…

8 10 2011
sucinananda

saya survivor kanker juga🙂 salam kenal yaaa

2 02 2012
Tendy irianto, Bogor

Sy bukan penderita, sehat walafiat, bahkan sangat sehat, membaca semua cerita kalian, sangat menarik…..beberapa keluarga mengalaminya…. still going strong ya !

19 04 2012
rudi widodo

Salam kenal ya mbk…meski bukan penderita ato survivor sy ingin bisa bermanfaat seperti mbk, mas oce dll.trimaksih…

15 06 2012
ari

salamsemuanya
terima kasih atas informasinya…
mohon sarannya pengobatan LGK yg baiknya seperti apa ya… karna dari segi finansial yg g mampu harus seperti apa? apalagi dari info diatas obatnya masya Allah mahal banget…
mohon infonya untuk herbalnya…

2 09 2012
resti anantika

saudara saya kena kangker tulang belakang, dan sayang sekali sangat sulit menemukan dokter yang dapat membantu, selain itu saudara itu tidak mau dioperasi, saya berusaha menyemangatinya. Kadang dia tanya “lalu saya harus ngapain?” dia laki2 usianya baru 18 tahun. Saya minta info website atau forum yg menerima karya puisi atau apapun bagi penyandang kangker, terimakasih,

21 10 2012
alfan alkaufan hendarto

Salam kenal buat semua sahabat,aku cm mau ngmg “leukimia bisa disembuhkan”sedikit cerita 12th istriku bergulat dgn penyakit leukimia jenis CML dan selama 12 th pula penyakit ini begitu menyayangi istriku.Sampai-sampai apapun kami korbankan harta benda;rumah,mobil,tanah semua ludes.Semua jenis pengobatan telah kami lakukan demi satu kata”sembuh”.Tp semua yg kami lakukan hanyalah ketidakpastian,harus kemana,harus bagaimana,apa lg yg bisa kami lakukan?,.,Capek lelah,yg ada cuma pasrah.Sepenggal puisi goresan tinta dr tangan istriku:
“Aku bagaikan kain perca
Aku jg sebuah boneka
Aku hadir untuk mengabdi
Dan aku kembali untuk mengabdi
Hidupku bagaikan segelas anggur
Bila anggur sudah tumpah dr gelas
Aku sudah tidak berdaya
Kapan waktunya tiba aku akan kembali pada-Mu”
(Pio Cambera)
Pasrah kepada Allah swt itu yg aku lakukan,setelah aku membaca tulisan puisi itu.Aku mersa bersalah sbg seorang suami.Kubulatkan tekadku untuk bertobat,dan aku sadar betul betapa tlah lama aku melupakan-Mu,ya Allah.12 tahun aku terlalu sibuk dgn cobaan yg Engkau berikan sampai tak kenal waktu dan tak pernah menyisihkan waktu buat-Mu.Aku percaya dan yakin ini sebuah cobaan takdir yg bisa dirubah,kecuali takdir kematian gk bisa dirubah.”Inikan penyakit bukan kematian,kenapa harus mati karena penyakit”.Sholat Hajat dan sholat Tahajjud yg aku lakukan tiap malam bahkan sampai saat ini,karena aku punya keyakinan ketika semua orang pada tertidur,inilah kesempatanku untuk berkeluh kesah berdo’a dan memohon kepada-Nya pasti lebih didengar oleh-Nya aku yakin hanya sebagian orang saja yg memohon ditengah malam hari.Sementara sakit istriku semakin parah ketika darah mengalir tak cuma dari hidung melainkan sela-sela gusi,badan lebam semua serasa sendi tulang mau lepas,rambutpun kian rontok,badan bercak merah-merah,tak luput bau amis diseluruh badan istriku,bertambah parah mengalami kebutaan selama satu minggu.Rupanya Allah swt iba atas diriku dan perjuanganku,maka diberilah aku petunjuk gambaran untuk membuat ramuan dari tumbuhan-tumbuhan rumput afrika (klo dijawa mirip krokot).Atas bantuan teman aku mendapatkan tumbuhan rumput itu.Dalam jangka waktu kurang lebih dua bln istriku minum rutin ramuan ini dan hasilnya istriku sembuh total.Buat aku ini adalah sebuah mukjizat yg tak ternilai harganya.Dan menepis anggapan bahwa leukimia tidak bisa disembuhkan,penderitanya gk bakal berumur panjang dan belum ada obatnya,faktanya istriku sembuh total.Akhirnya keputus asaan,kepedihan hilang sirna ditelan kebahagiaan dan harapan baru.Buatku cukup 12th saja leukimia menyayangi istriku,masih kalah dgn rasa syangku untuk istriku selamanya.Walaupun skg kami tak punya apa-apa dan tinggal dirumah kontrakan sederhana,bukanlah suatu masalah kami sangat bersyukur atas kesembuhan ini.Sudah 6th istriku sembuh total dr leukimia ini,satu pantangan buat dia mungkin jg untuk penderita leukimia lainnya”jangan pernah minum susu putih dlm bentuk apapun walaupun setetes”.
“istriku sembuh total dr leukimia”.Buat yg percaya dan yakin serta mendapatkan hidayah-Nya adalah orang yg beruntung.Buat yg belum percaya silahkan minta petunjuk pada Allah swt atas kebenaran perihal ini,buat yg beragama lain silahkan bertanya kepada Tuhan kalian masing-masing.Aku bukanlah pedagang obat,ataupun penjual jamu tp aku hanya perantara atas kesembuhan istriku.Akhir kata selamat tinggal leukimia,selamat datang dunia baru.
kalian semua punya hak yg sama untuk sembuh.
selamat berjuang para pejuang tangguh.

24 10 2012
Hendrix

@Alfian Alkaufan
Salam sejahtera.
Kalau boleh tau berapa usia istri anda ? dan apa tipe leukemianya?
TQ.

30 10 2012
alfanalkaufanhendarto

38 tahun,CML

25 04 2013
bagus

Assalamualaikum
Saya punya adek perempuan, dia mengidap leukimia. Sekarang saya sangat bingung cari obat ( hydrea ) yg biasanya d konsumsi adek. Tmpt dmna saaya biasa dptkan obat itu sering telat. Mohon bantuan kawan2 agar saya bisa dapatkn obat itu.

Terima kasih, jazakumullah bi khoir

Assalamualaikum

24 05 2013
Jeje

Saya ada stok Gleevec-Imatinib 400 mg dan 100 mg biasanya untuk CML. Kebetulan bawa langsung dari India, jika ada yg berminat hubungi saya

30 06 2013
Tri Aji Yudista

yang kena kanker, ke klinik balur otista tiga jakarta. bertahan 2-3 bulan rutin.
mudah2an membaik. selama kankernya belum masuk kategori ‘point of no return’ (aka stadium akut/parah/lanjut).
seiring dengan itu, potong semua jalur racun yang masuk ke tubuh anda.
baca buku never be sick again atau natural cure they dont want you to know.
dan penuhi nutrisi tubuh dengan bahan2 alami dari alam.
kanker bisa sembuh, asalkan belum sampai tahap ‘of no return’.

7 07 2013
akie ukie

@Alfian Alkaufan
maaf klo boleh tau….boleh saya minta ramuannya….

5 08 2013
Har

Bagi para penyintas kanker dan caregiver,,, hati hati dengan bujuk rayu “Alfan Alkaufan H yang berpromosi disini, karena dia adalah seorang penipu yang ramai dibicarakan di beberapa website dan FB sebagai dukun tukang tipu yang ujung ujungnya memeras hingga puluhan jura rupiah, salah satunya disini :

http://ocekojiro.wordpress.com/2012/11/04/pembual/

Terimakasih.

6 08 2013
alfanalkaufan

saya tidak berpromosi tp menceritakan apa yg pernah saya alami. serahkan saja sama Allah klo saya penipu. Maaf mas Har klo ngmg dijaga ya,saya gk pernah kenal anda dan tidak pernah berurusan dgn anda jd jaga mulut anda.

12 09 2013
Susanti Hidayat

Hi, salam kenal ya. Saya penderita sarcoma sejak akhir thn 2011 lalu. Sudah pernah dioperasi diambil tumornya dan berhubung cell kankernya tumbuh lagi, saya harus jalani chemotherapy. Sampai sekarang sudah 8 cycle saya jalani. Belum tau harus berapa kali lagi. Baru bulan lalu saya mencoba pengobatan herbal yg dibawa orang tua saya dr bandung. Hasilnya baru bisa dilihat awal oktober. Karena itu jadwal saya utk CT Scan lagi.

3 07 2014
SULTHAN ANGGORO

woho akhirnya tertangkap 1 tikus busuk alias alfanalkaufan, yu kita doain bareng2 kalo alfanalkaufan tidak berhenti menipu atw membual, mudah2an sebelum meninggal mengalami penyakit yang parah n sulit disembuhkan, disegerakan meninggal, n siap2 diseret sama malaikat, dibakar deh sperti ayam panggang,, yummii,,, AMIN (kecuali anda bertobat)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: