Kami Cinta Mati Padamu, Indonesia!!!

15 08 2010

 

Ketika…

Kanker menyapa tubuh ini….

Kami dihadapkan dengan ketusnya diagnosa dokter-dokter yang  kami datangi

Di negeri kami sendiri. Indonesia (ditambah embel-embel : Ahli Kanker di Indonesia terbatas jumlahnya….pasiennya sangat banyak).

Ketika…

Kami terpaksa terbang ke negeri orang…

Katanya kami tidak nasionalis dan sok kaya.

Ketika….

Kami menuliskan kegelisahan kami…..

Katanya yang nulis orang denial.

Ketika….

Kami bertanya mengapa obat sitostatika sangat mahal?

Katanya kanker kan tidak dapat disembuhkan, jadi yang nggak punya uang ya tunggu nasib saja!

Ketika….

Kami menemui orang yang puluhan tahun bertahan hidup dengan kanker meski tidak ke dokter

Katanya itu kebetulan saja.

Ketika….kami frustasi….

Kami ingin negeri ini buka mata dan telinga!!!

Kami….Keluarga kami…Tetangga kami…Orang tua kami….Nenek moyang kami….Guru kami…Bos kami…Ustadz kami…Biksu kami…. Pendeta kami…Tukang Sayur kami…Tukang becak kami…adalah Penyintas kanker.

Kami…..nafas kami tercekat seketika

Saat obat Hydrea untuk leukimia hilang dari pasaran…

Saat obat Ablasi tak kunjung datang….

Saat antrian Radiasi begitu panjang……dan terpaksa kami kehilangan teman-teman satu per satu….

Bahkan tak jarang kasus malapraktek pun ikut terkubur bersama jasad kami

Kami….menangis tanpa air mata lagi

Saat kesulitan kami dijadikan incaran para pedagang multilevel marketing.

Kami…..menelan ludah kecewa saat kami tersadar bahwa kami adalah mesin uang dari industri kesehatan, industri kesadaran, bahkan para dukun yang mengikat kepalanya dengan sorban.

Indonesia…..

Negeri yang kami cintai…….

Negeri nan indah dan elok….

Negeri di mana kami dilahirkan dan dikuburkan kelak…

Kami sakit, IYA

Tapi kami tidak bodoh (bukankah Indonesia telah sedikit berhasil mencerdaskan bangsa?)

Kami pun tidak menuntut lebih pada para Anggota Dewan yang terhormat sebagai wakil rakyat (dan wakil penyintas kanker…..tentunya)….

Hanya satu pinta kami….

Perlakukan kami sebagai subyek (penderita kanker yang memiliki sederet hak yang diatur dalam Undang-undang Kesehatan)

Bukan dan tidak sebagai obyek penderita sekaligus pesakitan yang menunggu ajal.

Apapun kondisi kami….

Kami cinta negeri ini, Indonesia!

Sungguh.

Cinta mati padamu, Indonesia!

Siti Aniroh.

PS : Puisi ini diikutkan dalam Gelar Puisi Aku Cinta Indonesia di http://abdulcholik.com/2010/08/01/gelar-puisi-aku-cinta-indonesia/


Actions

Information

19 responses

15 08 2010
Tim BlogCamp

Terima kasih atas partisipasi sahabat pada acara Gelar Puisi Aku Cinta Indonesia.
Puisi akan segera dicatat dan didaftar sebagai peserta.

Salam hangat dari BlogCamp.

15 08 2010
Tim BlogCamp

Link Gelar Puisi Aku Cita Indonesia belum anda pasang
Pada Kalimat Gelar Puisi Aku Cinta Indonesia silahkan dipadang link sehingga jika di klik akan menuju ke http://abdulcholik.com/2010/08/01/gelar-puisi-aku-cinta-indonesia/

saya tunggu

salam hangat dari BlogCamp Surabaya

15 08 2010
Sahabat Yogya

Iya Tim BlogCamp (Pakde….) maaf tadi lupa, ennn belum canggih nge-blog. Terima kasih…

15 08 2010
munir ardi

mampir lihat puisi canggih mbak

16 08 2010
sima

hi Ani… puisinya bagus.
aku jg pernah lho diincar orang MLM. ditawarin ikut camping yang katanya berguna sekali untuk hidup kita, bisa belajar banyak, termasuk bisa membuang kebiasaan buruk, bisa mendapatkan motivasi untuk hidup dg lebih baik dll dll. Biayanya 6 juta, tapi dpt diskon 50%… Aku bilang ga butuh… Trus ditawarin pembalut anti kanker. Hahaha… lebih ga butuh lagi, wong sejak minum obat abis dikemo aku udah ga mens lagi…

16 08 2010
Sahabat Yogya

Thx Pak Munir….bukan canggih, tapi kecekik kaliii ha ha ha ha jari ngejeritnya sesuka hati

16 08 2010
Sahabat Yogya

Ha ha ha ha….Itulah Indonesia (ada lagunya tho Mbakyu???) Dikaw jauh lebih faham dan merasakan sendiri apa yang kutuliskan.

17 08 2010
sitinuryani

puisi yang pas banget deh…..mudah2an menang yah….kalo menang bagi2 dong hadiahnya…he he he

17 08 2010
Florida

Jangan putus asa… semua ada hkmahnya… segala sesuatu ada waktunya. Ada waktu untuk sehat, ada waktu untuk sembuh.

18 08 2010
sujono

Salam kenal mbak Ani saya jono tinggal di jakarta,
puisinya pas banget. Mbak istri saya juga penyintas kanker payudara stadium IV (sejak 2006), sudah 3 bulanan ini melakukan terapi jus buah dan sayuran secara mandiri. Sekarang sedang belajar tentang GT, boleh share nggak mbak pengalamannya. Diamana bisa beli bahan2 suplementasinya (mis: liver kapsul dll, yg standar GT), enema kit nya belinya dimana ya?.
terima kasih sebelumnya mbak Ani.

Salam

Jono

18 08 2010
Sahabat Yogya

Pak Jono…dengan senang hati saya akan bantu bagaimana membuat kit enema sendiri. Di komplek kami tinggal ada puluhan orang memakai enema. Bapak lokasi dimana? Ada teman kita yang importir obat di Jakarta, biasanya kami saling share satu sama lain. Monggo tinggalin alamat dan telfon anda, bisa lewat email saya : aniroh.siti@gmail.com atau sms 081289249434

18 08 2010
Sahabat Yogya

Insya Allah kami tidak putus asa dan semoga tidak masuk golongan itu, amin

18 08 2010
Sahabat Yogya

Iyeee ntar di bagi (kalo menang ha ha ha) nganternya naik unta tuker kurma ya! wakakakakakak

18 08 2010
ocekojiro

Dari puisi yg ‘menyentuh’ ini, sy menilai kayaknya cintamu terhadap negeri ini seperti bertepuk sebelah tangan ya ? (mudah2an saja sy salah…)

19 08 2010
Sahabat Yogya

Iya Kang Oce….tepuk tangan sendiri sampai klenger ha ha ha….sama dengan dirimu tho? Kalo mulai vokal, dibilang aneh, kelainan, bahkan putus asa. Tapi apa dan bagaimanapun, cinta itu masih layak diperjuangkan tho? Kalo soal hasil…wallahualam….Tuhan yang lebih tahu.

19 08 2010
ocekojiro

He eh… Tapi aku kan gak cinta MATI, he he he… (ssst… jgn bilang-bilang ya !)

20 08 2010
Sahabat Yogya

Iyeeee….gak bilang-bilang, lagian mau bilang siape? Yang pasti loe cinta bini n anak-anak tho????

20 08 2010
antopurwanto

Mudah2an, suatu saat nanti,
para wakil kita.., para pengurus negeri kita…,
benar2 memprioritaskan kesejahteraan bangsa ini, orang sakit, orang sehat, semua bisa hidup lebih sejahtera dan hidup lebih mulia.
Kalaupun tidak bisa di jaman kita, mudah2an di jaman anak cucu kita…

20 10 2010
tuti

puisi yang indah,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: