Kopiah ….oh Kopiah !

11 07 2010

 

Membuka koleksi foto masa kecil, ada gambar anak perempuan yang memakai kopiah kegedean. Itulah saya ha ha ha ha……, memakai kopiah bapak. Dulu, bapak hanya memakai kopiah jika shalat berjamaah di langgar (istilah mushola di kampung kami) atau pergi shalat Jum’at di Masjid. Paling mentok, jika kepepet banget kopiah bapak di pakai pergi kondangan dan melayat, he he he….

Mengapa? “Aku belum pergi haji, isin(malu) pake kupluk (kopiah)!Kupluk itu lambang kebaikan dan ketaatan!” Begitu yang dikatakan bapak jika ditanya mengapa beliau tidak memakai kopiah setiap saat.

Itu yang saya tahu sedikit tentang kopiah hitam yang di pakai bapak. Setelah beliau pulang menunaikan ibadah haji, kopiahnya tak lagi berwarna hitam dan hampir setiap hari dipakainya, tidak seperti kupluknya. Bapak setahu saya menjadi sangat pe-de dengan atribut kopiahnya itu he he he dan orang di kampung kami memanggilnya “Pak Haji…he he he”

Saya menuliskan ini, sebagai pengobat rindu pada bapak, yang ternyata telah lewat setahun berpulang kepadaNya.

Tidak hanya itu…berbincang tentang kopiah bapak, tiba-tiba mata saya terkesima dengan seorang peramal muda yang nongol di televisi dalam promosi menggiurkan “……..meramal masa depan, pacar,jodoh,rejeki….” Gile bener, peramal jaman sekarang pakainya kopiah he he he

Ingatan saya pun semakin jauh melayang, waktu nganter teman ke pengobatan alternatif, si pengobatnya yang pake kemenyan (alias mbah dukun-saya menyebutnya)pun memakai kopiah.

Tambah lagi…ustadz yang juga pengobat pakai kambing istimewa (alias harganya di atas 5 juta) juga pakai kopiah.

Terus….tukang hipnotis yang buka praktek di depan gang kampung kami, juga pakai kopiah.

Ada lagi, sopir Metro Mini 62 yang nyopirnya kayak orang kesetanan juga pakai kopiah.

Preman yang sekarang terorganisasi dengan baik, juga pakai kopiah…

Nah lho….Pak Menteri dan Pak Presiden juga pakai kopiah ha ha ha……

Bahkan tukang sapu jalanan juga pakai kopiah. Jangan salah, tukang copet di Blok M juga lhoo…

Kopiah menjadi atribut sejuta umat dengan sejuta makna di baliknya.

Sedikit mencatat, selama kopiah itu dipakai sebagai identitas yang positif dan membawa manfaat, rasanya cukup menentramkan hati, tapi….kenyataannya kopiah saat ini menjadi atribut kemunafikan yang memuakkan. Terutama untuk para pengobat yang menawarkan kesembuhan untuk kanker…please…tolong jangan berkedok kopiah untuk menipu kami penyintas kanker. Sebagian besar dari kami sudah demikian sulit menata hati untuk menjalani hari-hari yang sangat istimewa bersama kanker.

Tolong….janganlah dengan berkedok kopiah untuk memeras dan atau menipu kami penyintas kanker dengan janji-janji kesembuhan yang begitu mahal. Terima kasih dari hati…. 

By Siti Aniroh


Actions

Information

6 responses

11 07 2010
rainbroccoli

Seharusnya fungsi kopiah tidak disalahgunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab itu ya Mbak…

12 07 2010
ocekojiro

Saat in,i kopiah (peci) sudah menjadi ‘busana nasional, dan bukan lagi symbol ketaatan. Trus simbol ketaatan yg masih original itu apa ya ? (mudah mudahan masi ada)

14 07 2010
Sahabat Yogya

Ada lagunya kan???…….salah satu syairnya berbunyi “Itulah Indonesia…” ha ha ha

16 07 2010
bundadontworry

bunda titip al- fathihah utk Bapak tersayang,Mbak Ani
salam

17 07 2010
Sahabat Yogya

Terima Kasih Bunda….saya meyakini Bapak selalu memakai kopiah sebagai lambang ketaatannya di sana. Karena saya ingat betul, bapak pulang persis di waktu yang sama dengan ibu, yaitu sesaat setelah shalat Jum’at. Saat itulah saya tersadar, tidak harus kena kanker, maut pasti datang. Kapan dan di mana, hanya Tuhan yang Maha Tahu.

17 07 2010
Titah

Ani, sekarang kopiah itu jadi pakaian resminya para terdakwa di persidangan lhooo…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: