Aku Berbeda…

4 06 2010

 

Saat bangun tidur, aku langsung minum segelas perasan jeruk murni.

Ketika teman-temanku makan catering sekolah,aku lebih suka nasi hitam dan lauk masakan rumah yang dibawakan bunda.

Ketika teman-temanku minum teh botol dan sofdrink, aku lebih suka jus buah segar yang dibikin bunda.

Ketika teman-temanku makan nugget, aku memilih bakso ikan tengiri special buatan bunda. (Kalo direbus jadi bakso, digoreng jadi mpek-mpek, dikukus jadi siomay, hebat kan?)

Ketika teman-teman merayakan ulang tahun di restoran junkfood, aku dibuatkan tumpeng dan membagikan nasi kotak di panti asuhan.

Aku tahu…banyak yang mencibir dan mengejekku.

Tapi aku bangga lho… Aku diajarkan menyikat gigiku menjadi putih dan sangat bersih dengan serpihan arang bakar (nggak perlu ke dokter gigi).

Ketika sakit, aku jarang ke dokter atau rumah sakit, karena bundaku sangat pandai membuat makanan sehat dan memijat punggungku dengan minyak kayu putih.

Ketika teman-temanku main ke mall, aku lebih suka menemani bunda ke kebun organik.  (Kata bunda, uang buat ke mall dipakai buat bayar les piano)

Kata ayah dan bunda…aku berbeda dengan teman-temanku.

Aku punya tanggung jawab menjaga kesehatanku sendiri.

Kata ayah bundaku… kesehatan itu murah jika kita menjaganya dengan baik, tapi mahal sekali jika hidup seperti orang kebanyakan.

Aku tahu, aku berbeda dengan teman-temanku.

Terima kasih. Awan Cahya Aditya


Actions

Information

8 responses

4 06 2010
sima

siapa dulu dong bundanya…🙂

4 06 2010
sitinuryani

krn bundanya dah ngalamin susahnya jaga kesehatan……….betul tuh mba katanya rasul jaga sehat mu sebelum datang sakit mu, awan anak yg baik yah patuh sama bunda….cita2nya mo jd apa?

4 06 2010
HALAMAN PUTIH

Benar, kita baru tahu betapa mahalnya kesehatan ketika kita sakit. Kesehatan adalah tanggung jawab masing2, kalau bukan kita sendiri yang menjaganya lalu siapa?

4 06 2010
ocekojiro

Kalau kebun organic dan les piano mungkin masih biasa, tetapi ‘arang bakar’…?
Wow… Kamu memang beda !

5 06 2010
Sahabat Yogya

@ Tante Sima…
Terima kasih kata bunda tante sima harus kuat ya. Awan

@Tante Siti
Iya, dulu bunda bandel, makan sembarangan dan jajan, makanya sakit kanker kan kasihan. Aku mau punya cita-cita jadi pilot yang bisa aahli 5 bahasa. Sekarang baru mau kursus bahasa Mandarin. Kalo Bahasa Inggris dan Arab aku sudah mulai. Awan

@Halaman
Iya, kalo aku batuk dan pilek pasti bunda curiga aku makan sesuatu yang salah. Awan

@Om Oce
Coba aja pake arang. Kata bunda kalo ke dokter gigi habisnya 200 ribu, kalo arang bakar sekantong plastik cuma seribu. Aku kan suka minum jus wortel jadi gigiku lama-lama agak kuning gitu, kan harus kumur dulu kan sebelum ditelan. Awan

5 06 2010
ferdinu

Halo Awan….malu ih, kalah sama Awan…masih suka bantuin bunda bikin sekotel?🙂

5 06 2010
Titah

Awan yang hebat… semoga bahagia Awan…

5 06 2010
Sahabat Yogya

@Om Ferdi
Cepetan sembuhnya, nanti kita bikinkan makaroni sekutel, tapi tidak ada dagingnya kalo bikin, pake susu murni dan bawang bombe, kalo kejunya masih boleh diparutin di atasnya.Awan

@Bude Titah
Aku suka lohh diajakin bunda lihatin rumahkanker nya bude. Hebat ya! Hebat banget.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: